Rabu, 17 Februari 2010

UAN SANGATLAH PENTING TEMAN!!!! APA KATA PAK BOEDIONO??

Presiden (Wapres) Boediono menegaskan ujian nasional (UN) masih sangat diperlukan untuk mengurangi kesenjangan fasilitas dan kualitas pendidikan di seluruh daerah di Indonesia.

"Pemerintah menyadari ada sekolah yang sudah memiliki fasilitas memadai, tapi ada juga sekolah terutama di daerah yang fasiliasnya masih kurang. Karena itu ujian nasional masih sangat diperlukan," kata Wapres Boediono di Ulelhue Banda Aceh, hari ini.

Wapres Boediono melakukan kunjungan kerja satu hari ke Banda Aceh untuk memimpin upacara mengenang bencana gempa bumi dan gelombang tsunami yang terjadi di sebagian Provinsi Nangroe Aceh Darusalam (NAD) dan Pulau Nias Provinsi Sumatera Utara, pada 26 desember 2004.

Dalam dialog itu Boediono mengatakan, jika ujian nasional dihapuskan maka perbedaan di antara sekolah yang fasilitasnya memadai dan tidak memadai semakin sulit diatasi.

"Dengan menyelenggaraan ujian nasional salah satu sasarannya untuk mempercepat peningkat fasilitas dan kualitas sekolah-sekolah di daerah yang masih kurang," kata Boediono ketika menjawab pertanyaan Murdiyah, seorang siswa SMA.

Saat itu Murdiyah bertanya, mengapa di perkotaan banyak sekolah yang sudah memiliki fasilitas lengkap serta guru berkulitas baik, sedangkan di daerah banyak sekolah yang fasilitasnya masih kurang?

Menjawab pertanyaan tersebut, Wapres Boediono mengatakan, upaya mengatasi kesenjangan di antara sekolah yang fasilitasnya sudah lengkap dengan sekolah di daerah yang fasilitasnya masih kurang dilakukan dengan cara menyelenggarakan ujian nasional, bukannya malah menghilangkan ujian nasional.

Dalam dialog itu, Wapres Boediono beberapa kali menegaskan arti pentingnya karakter yang harus dimiliki para pelajar.

"Ilmu matematika dan fisika memang sangat penting, tapi karakter nasionalis yang kuat juga harus dimiliki para pelajar," kata Boediono.

Dengan karakter yang kuat, kata dia, maka generasi muda Indonesia bisa menunjukkan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia pada persaingan antar-negara di era globaliosasi.

Dengan memiliki karakter yang tinggi maka setiap orang diharapkan menempa dirinya sehingga mampu menjadi pemimpin pada tingkatannya masing-masing.

"Kita harus memiliki karakter tinggi sehingga mampu menjadi pemimpin dan tidak sekedar menjadi pengikut," kata Wapres.

SAINS MEMPUNYAI PERAN SANGAT PENTING DALAM PENGUASAAN TEKNOLOGI


Sebagaimana kita ketahui, sains mempunyai peran sangat penting dalam penguasaan teknologi. Untuk itu, kemampuan penguasaan teknologi tidak hanya dikembangkan melalui peningkatan keterampilan menggunakan teknologi, tetapi juga melalui pengembangan daya nalar dan daya kreasi pada setiap jenjang pendidikan. Hal tersebut merupakan landasan yang kokoh untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam meraih masa depan bangsa yang lebih maju. Upaya peningkatan kemampuan anak bangsa dalam bidang sains telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, yang terbukti dengan semakin terus meningkatnya dari tahun ke tahun, peserta didik yang telah berhasil meraih medali dalam berbagai olimpiade sains, baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.

Demikian dikatakan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Republik Indonesia Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Drs. H.A.M. Firdaus, M.Si selaku Inspektur Upacara Pada Upacara Hari Pendidikan Nasional di lapangan kantor Gubernur Jambi (Senin, 04/05)

Dikatakan Mendiknas, setiap kali kita memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), kita akan mengenang seorang tokoh nasional yang sangat berjasa dalam pembangunan pendidikan nasional, yaitu Ki Hajar Dewantara. Beliau adalah pelopor pendidikan bagi bangsa Indonesia yang telah berjuang dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa kita. Berkenaan dengan itu, patutlah kita senantiasa meneladani perjuangan beliau sebagai pelopor pembaruan dalam dunia pendidikan yang harus terus kita kembangkan seiring dengan tuntutan kebutuhan masyarakat serta kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (Ipteks). Untuk itu, tema Hardiknas tahun ini adalah "Pendidikan Sains, Teknologi, dan Seni Menjamin Pembangunan Berkelanjutan dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa". Tema tersebut sangat relevan dengan permasalahan dewasa ini dalam konteks peningkatan mutu pendidikan nasional untuk menyiapkan insan Indonesia yang cerdas dan berdaya saing.

Dikatakan Mendiknas lagi, meskipun upaya kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa telah menampakkan banyak kemajuan, kita juga sadar bahwa masih terdapat banyak kekurangan dan tantangan yang harus kita hadapi. Oleh karena itu, kita harus bekerja keras untuk membangun pendidikan nasional dalam rangka peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan melalui berbagai terobosan kebijakan. Guna menjawab berbagai kekurangan dan tantangan dalam membangun pendidikan nasional tersebut, dalam rencana Strategis Depdiknas 2005-2009 telah ditetapkan tiga pilar kebijakan, yaitu pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing pendidikan, serta penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan. Pada akhir tahun 2008 hampir seluruh indicator kinerja utama rencana strategis tersebut telah tercapai, bahkan banyak yang melampaui target. Ke depan kita perlu terus meningkatkan pembangunan pendidikan nasional sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman. Untuk itu pada tahun 2009 Depdiknas telah menetapkan 11 (sebelas) terobosan kebijakan secara massal dan telah menunjukkan hasil-hasil yang positif, yaitu sebagai berikut : 1. Pendanaan pendidikan secara massal. 2. Peningkatan kualifikasi dan sertifikasi pendidik. 3. Penerapan TIK untuk e-pembelajaran dan e-administrasi. 4. Pembangunan prasarana dan sarana pendidikan. 5. Rehabilitasi prasarana sarana pendidikan. 6. Reformasi pembukuan secara mendasar. 7. Peningkatan mutu dan daya saing pendidikan dengan pendekatan komprehensif. 8. Perbaikan rasio peserta didik SMK SMA. 9. Otonomisasi satuan pendidikan. 10. Intensifikasi dan ekstensifikasi pendidikan nonformal dan informal untuk menggapaikan layanan pendidikan kepada peserta didik yang tak terjangkau pendidikan formal (reaching the unreached). 11. Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan dengan pendekatan komprehensif.

Selasa, 16 Februari 2010

KALAU SEKEDAR LULUS UN PERCUMA DONG

yANG HARUS TEMAN-TEMAN KETAHUI !!
Kalau tahun lalu UN dilaksanakan akhir April, tetapi UN 2010 dilaksanakan pada minggu ketiga Bulan Maret.Tidak ada alasan lagi buatmu untuk menunda-nunda belajar guna mempersiapkan diri menghadapi UN. persiapkan dirimu sejak saat ini agar perolehan nilai UN mu kelak dapat menghantarmu menuju sekolah favoritmu. targetmu bukan lagi sekedar lulus. Ingat, hasil UN akan digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkann pendidikan ke jenjang berikutnya.. Nah, maka dari itu kalau sekedar lulus, PERCUMA DONG!!!!! mAKA hadapi UN dengan baik dan dapatkan NILAI YANG MAKSIMAL

TIPS SUKSES UJIAN NASIONAL =))

1. Banyaklah berlatih menjawab soal-soal di Lembar Jawab Komputer..
2. Gunakan pensil 2B.. hehe
3. Pilih pensil yang enak dan membuat kita tidak mudah capek..
4. Gunakan alas yang tak buat LJK kita bolong..
5. LJK g boleh kotor, bassh, sobek, maupun terlipat..
6. Bulatan yg dipilih haruslah penuh..
7. Gunakan penggaris UN agar goresan pensil tidak keluar bulatannya..
8. Apabila salah, HARUS menghapus jawaban sebersih mungkin..
9. Bawa pensil 2B lebih dari 1 ya, buat cadangan..
10. Teliti terlebih dahulu sebelum LJK diberikan kepada pengawas..

Rabu, 10 Februari 2010

TERIMAKASIH ..

UAN DIDEPAN MATA TEMAN**!
SEMAGAT
KOBARKAN SEMANGATMU !!!
kita akan berhasil bersama..
amiinnn..

Ibu Guru Bapak Guru.
Terimakasih telah membimbing kami selama 3 tahun ini.
doakan kami selalu
;)